- Bersyukur atas Nikmat Allah SWT
- Membiasakan Syukur kepada Allah SWT
A. Pengertian Bersyukur
Kata "syukur" berasal
dari bahasa Arab asy-syukru (الشُّكْرُ)
yang artinya terima kasih, pujian atas kebaikan, dan pengakuan yang tulus atas
nikmat yang diberikan. Secara istilah, bersyukur adalah mengakui, menyadari,
dan mengucapkan dengan lisan, serta menggunakan segala nikmat Allah SWT sesuai
dengan kehendak dan ridha-Nya.
Dapat disimpulkan bahwa bersyukur
bukan hanya sekadar mengucap "Alhamdulillah", tetapi merupakan sikap
totalitas hati, lisan, dan perbuatan sebagai wujud terima kasih kepada Sang
Pemberi Nikmat, Allah SWT.
Allah SWT berfirman dalam
Al-Qur'an:
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ
لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
"Dan (ingatlah) ketika
Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan
menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka
pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim: 7)
B. Cara Mensyukuri Nikmat
Allah swt
Bersyukur dapat diwujudkan
melalui tiga hal, sering disebut dengan Syukur Bil Qalbi, Bil Lisan, dan Bil
Arkan.
1. Syukur dengan Hati (Bil Qalbi)
• Menyadari bahwa segala sesuatu
yang kita miliki, betapa kecilnya, adalah berasal dari Allah SWT.
• Mengakui dalam hati bahwa
nikmat itu adalah karunia Allah, bukan semata-mata hasil usaha sendiri.
• Selalu merasa cukup (Qana'ah)
dengan apa yang telah diberikan Allah.
2. Syukur dengan Lisan (Bil
Lisan)
• Mengucapkan
"Alhamdulillah" (Segala puji bagi Allah) dalam segala kondisi.
• Bercerita tentang nikmat Allah
kepada orang lain untuk menginspirasi, bukan untuk sombong.
• Berdzikir mengingat Allah di
waktu pagi dan petang.
• Berterima kasih kepada orang
yang memberi atau membantu kita.
3. Syukur dengan Perbuatan (Bil
Arkan/Bil Jawarih)
• Menggunakan nikmat (seperti
kesehatan, ilmu, harta, waktu) untuk beribadah dan taat kepada Allah SWT.
Contoh: menggunakan kaki untuk berjalan ke masjid, menggunakan harta untuk
berzakat dan sedekah.
• Menjaga dan merawat semua
nikmat yang diberikan, tidak menyia-nyiakannya.
• Membantu orang lain dengan
nikmat yang kita miliki. Membahagiakan orang lain adalah bentuk syukur yang
nyata.
• Selalu berusaha melakukan
perbuatan baik dan menjauhi maksiat, karena maksiat adalah bentuk mengingkari
nikmat.
C. Manfaat Bersyukur
Bersyukur memiliki banyak manfaat
luar biasa, baik di dunia maupun di akhirat. Beberapa di antaranya adalah:
• Mendapatkan tambahan nikmat
dari Allah
Seperti yang dijanjikan dalam QS.
Ibrahim ayat 7, Allah akan menambah nikmat-Nya bagi hamba yang bersyukur.
• Hati menjadi lebih tenang dan
bahagia
Ketika kita bersyukur, kita akan
fokus pada apa yang kita miliki, bukan pada apa yang tidak kita miliki. Hal ini
menjauhkan kita dari sifat tamak dan iri hati.
• Dijauhkan dari azab dan bencana
Sifat kufur nikmat (mengingkari
nikmat) dapat mendatangkan musibah. Sebaliknya, bersyukur adalah cara kita
mendapatkan perlindungan dari Allah.
• Meningkatkan keimanan dan
ketaatan
Orang yang bersyukur akan selalu
menyadari kebesaran dan kasih sayang Allah, sehingga ia akan semakin giat
beribadah dan menjauhi maksiat.
• Menjadi pribadi yang lebih
positif
Sikap bersyukur membuat kita
lebih optimis, tidak mudah mengeluh, dan selalu melihat sisi baik dari setiap
keadaan.
Belum ada tanggapan untuk "Materi PAI SMP Bab Bersyukur"
Post a Comment
Dilarang membagikan link judi, pornografi, narkoba, dan kekerasan. Terimakasih.